4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

Cara stek okulasi asam Jawa sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dari cara stek okulasi pohon lain. Stek sendiri adalah salah satu metode reproduksi tanaman yang sering diaplikasikan untuk pohon buah-buahan. 4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai di dalam metode reproduksi tanaman asam jawa yang satu ini, akan digunakan potongan tubuh tanaman atau batangnya.

Cara stek asam jawa seperti yang kita tahu, setiap bagian tubuh dari tanaman asam jawa tersebut mempunyai kecenderungan untuk bersifat totipotensi. Artinya, setiap sel jaringan dalam tumbuhan asam jawa akan dapat membelah serta tumbuh menjadi aneka macam sel.

Bacaan Lainnya

Ada beberapa kelebihan pada cara stek asam jawa yang bisa kita dapatkan apabila menerapkan cara stek asam Jawa. Di antaranya adalah lebih praktis, cepat berbuah dan tidak makan banyak waktu dan energi maupun biaya yang mahal.

Kita juga tidak perlu mempersiapkan lahan tanam yang terlalu luas. Asam Jawa terutama dapat distek untuk dijadikan bonsai.

4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai
Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

Berikut adalah langkah-langkah atau cara stek asam jawa berhasil hidup untuk dijadikan bonsai

4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai
Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

1. Kerat Ranting Tanaman Asam Jawa

Stek asam jawa pada umumnya akan dilakukan pada tanaman dengan ukuran cabang yang besar dan kulit pohonnya tebal.

Perhatikan tanaman yang hendak di stek. Pastikan tumbuhan asam jawa tersebut dalam kondisi sehat, subur dan produktif sehingga kualitasnya baik sebagai indukan.

Pilih cabang atau ranting asam jawa yang ukurannya cukup besar dan kokoh serta diameternya antara 1 sampai 2 cm agar cara stek mudah tidak mudah patah.

Cara mencangkok asam Jawa dimulai dengan mengukur kira-kira 30 cm dari ujung kulit cabang yang hendak dikerat. Keratlah melingkar dengan lebar kira-kira 2.5 cm lalu tunggu hingga keratan yang dibuat berusia antara 2 hingga 3 bulan.

Setelah umurnya cukup, akan tampak kalus di keratan yang dibuat. Cabang yang telah membentuk halus ialah bibit stek asam jawa sehingga dapat lebih cepat tumbuh akar.

2. Potong Bibit Stek Asam Jawa

Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai
Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

Jika ranting asam jawa sudah dikerat, tahap selanjutnya adalah memotong bibit stek asam jawa tersebut. Potong pada cabang maupun ranting yang sudah menampakkan tunas dengan gunting atau pisau.

Jika batang atau cabang terlalu keras, bisa digunakan gergaji. Potong secara datar dan ukuran atasnya kira-kria 3 mm.

Potongan bibit stek asam jawa ini juga harus miring di bagian atasnya agar dapat mencegah air masuk dalam bibit stek asam jawa tidak busuk. Hilangkan semua daun yang masih ada di bibit stek asam jawa. Sisakan antara satu sampai dua helai saja agar proses terbentuknya akar semakin baik dan cepat.

3. Pemberian Hormon

Cara stek asam jawa berikutnya ialah dengan pemberian hormon. Perhatikan lamanya waktu pertumbuhan pada akar bibit stek asam jawa. Pemberian hormon akan mulai dilakukan apabila bibit stek asam jawa telah memasuki tahap pembentukan akar.

Pemberian hormon pada stekan asam jawa ini sendiri dapat dilakukan dengan cara talek maupun dicelup.

Untuk cara celup, larutkan hormon akar dalam cairan alkohol dengan persentase 95 persen lalu campurkan dengan air biasa. Larutan hormon ini sendiri bisa diukur dosisnya menggunakan gelas ukur kira-kira 2 cm.

Pencelupan ini juga tidak asal dilakukan karena bibit stek asam jawa harus diikat menjadi satu lalu dimasukkan dalam gelas dalam posisi tegak lurus.

Biarkan bibit tanaman terendam di larutan hormon kira-kira 24 jam lalu cuci menggunakan air bersih saat siap ditanam.

Sementara cara talek agak sedikit berbeda karena hormon harus dicampurkan dengan talek terlebih dulu agar rata. Barulah masukkan bibit stek asam jawa dalam talek dan usahakan talek yang menempel tidak terlalu tebal.

4. Penanaman Cara Stek Asam Jawa

STEK ASEM 3
Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai

Dalam cara penanaman stek asam jawa, gunakan pasir yang telah dicampur lumut dari jenis spaghnum atau bisa juga menggunakan kokopeat. Medianya juga harus dipastikan memiliki perakaran dengan pH di kisaran 5 sampai 7.

Cara ini akan sangat baik bagi perakaran buah. Setelah itu, barulah kita tanam stek asam jawa tersebut.

Cara tanaman stek haruslah dengan kemiringan 45 derajat dan ditanam dalam posisi miring. Masukkan 2/3 bagian bibit stek asam jawa dalam lubang tanam. Berikan jarak di tiap stek yang ditanam kira-kira 5 hingga 10 cm.

Stek asam jawa setelah ditanam, pastikan medianya selalu dalam keadaan lembab sehingga kita harus rutin menyiramnya tiap hari.

Pemindahan tanaman yang di stek perlu dilakukan untuk tanaman buah yang bisa tumbuh sangat besar seperti mangga, kelengkeng, rambutan dan lain-lain. Namun pemindahan ini tentu tidak harus dilakukan apabila kita hendak menjadikan asam Jawa sebagai bonsai.

Pemindahan yang dimaksud sendiri bisa ke lahan yang lebih luas dan tidak lagi ditanam di dalam media tanam.

Biji Asam Jawa

Biji Asam Jawa
Biji Asam Jawa

Media Tanam Stek Asem Jawa Untuk Bonsai

Media Tanam Stek Asem Jawa Untuk Bonsai
Media Tanam Stek Asem Jawa Untuk Bonsai

Pot Stek Asem Jawa Untuk Bonsai

Pot Stek Asem Jawa Untuk Bonsai
Pot Stek Asem Jawa Untuk Bonsai

Alat Stek Asam Jawa Untuk Bonsai

Alat Stek Asam Jawa Untuk Bonsai
Alat Stek Asam Jawa Untuk Bonsai

Cara dongkel asam Jawa di atas juga dapat diterapkan untuk aneka tanaman lain, terutama tanaman buah yang memang biasa ditanam dengan cara stek.

Cara stek asam jawa memang cukup sederhana, tetapi stek asam jawa juga harus tetap dijalankan dengan hati-hati agar hasilnya maksimal. Mulailah dari pemilihan bibit yang unggul agar tanaman hasil stek juga dapat tumbuh dengan baik.

Perhatikan pula media tanam, pemberian pupuk, hingga proses pemindahan tanaman yang harus dilakukan karena menggunaka metode stek batang.

Tiap tahapan stek asam jawa harus dilakukan secara cermat dan penuh kehati-hatian agar stek asam Jawa untuk dijadikan bonsai ini bisa berhasil dan sesuai harapan. Karena jika tidak, maka sia-sia saja usaha panjang kita dalam melakukan stek asam Jawa.

Asam Jawa sendiri termasuk dalam salah satu jenis tanaman yang akhir-akhir ini banyak diminati untuk dijadikan bonsai. Peminatnya tidak sedikit karena bentuk yang menarik dan struktur batang yang kokoh sehingga tidak mudah patah saat dibentuk sesuai pola. Tidak heran jika pohon asam jawa ini banyak di stek untuk dijadikan bonsai.

Demikian adalah 4 cara stek okulasi asam jawa berhasil hidup untuk dijadikan bonsai yang dapat kita lakukan sendiri. Jika cara-cara stek di atas terbilang terlalu rumit, kita tentu bisa membeli langsung bonsai asam Jawa di pasaran. Harganya bervariasi tergantung ukuran dan pola bonsainya.

Jika stek asem jawa teman-teman ingin dijadikan bonsai, maka sebaiknya teman-teman perlu untuk memahami cara merawat bonsai asem jawa tersebut dengan pemahaman yang tepat, agar menghasilkan tampilan bonsai terbaik sesuai yang kita harapkan agar tidak sia-sia dalam proses pembuatannya.

Baca juga artikel selanjutnya di bawah ini :

Selamat mencoba dengan 4 Cara Stek Okulasi Asam Jawa Berhasil Hidup untuk Dijadikan Bonsai ini yang saya jelaskan diatas semoga menjadi tambahan bagi teman-teman pemula pembonsai, jika ada kekurangan yang telah saya tulis mohon maaf. Jika teman-teman bonsai mania ingin menambahkan atau beri kritikan bisa komentar di dalam komentar di bawah ini. Salam satu hobi bonsai mania, selamat mencoba.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.